Saturday, May 25, 2013

Review K-Drama: Gu Family Book


Sebenernya postingan ini dibuat lebih ke rasa bersalahku, aku belum pernah sekalipun bikin postingan tentang korean drama. Padahal di profile blog aku menyebutkan “In love with korean drama, motogp, and F1”, postingan soal motogp atau F1 sih sering, korean drama yang belom sama sekali, haha. So, here we go..

Gu Family Book adalah drama yang saat ini masih tayang di Korea sono. Drama bergenre fushion saeguk ini (kalo nggak salah) tayang di MBC di slot Senin – Selasa jam 9:55 waktu Korea sana. Untuk slot tayang Senin – Selasa ini ada 3 drama yang menarik perhatianku sebenernya, Nine, Gu Family Book, dan Jang Ok Jung. Nine yang merupakan gantinya Flower Boy Next Door (drama favoritku awal tahun lalu), tayang paling dulu, cerita tentang time travel. Seru, tapi karena belum nonton sendiri, lama-lama aku bingung dengan ceritanya dan ketertarikanku sama drama ini sedikit berkurang. Nine udah tamat minggu lalu, dan untungnya happy ending. Gu Family Book, dari awal memang tertarik sama drama ini, tapi memang nggak masang ekspektasi berlebih soalnya masih nggak begitu ngeh ceritanya soal apa. Tapi semakin lama diikuti, ternyata semakin seru. Terakhir, Jang Ok Jung, drama ini mulai tayang bersamaan dengan Gu Family Book dan secara rating masih kalah, maklumlah cerita semacam ini udah banyak versi dan dari bermacam-macam sudut pandang tokoh. Gu Family Book dan Jang Ok Jung sama-sama sudah tayang sampai episode 14, bedanya, semakin banyak episode aku semakin tertarik dengan Gu Family Book dan semakin males dengan Jang Ok Jung, terlalu banyak intrik yang melelahkan. Jadilah sekarang aku mau fokus ke Gu Family Book.

Jadi, Gu Family Book bercerita tentang Choi Kang Chi (Lee Seung Gi), seorang setengah manusia, setengah gumiho. Kok bisa? Ayah Kang Chi yang seorang gumiho atau biasa juga disebut makhluk suci penunggu Gunung Jiri menikah dengan ibu Kang Chi yang seorang manusia. Ibu Kang Chi awalnya tidak tau kalau ia menikah dengan gumiho, sampai akhirnya ayah Kang Chi menampakkan wujud sebenarnya ketika istrinya dalam bahaya. Ibu Kang Chi shock dan tak bisa menerimanya, hingga melarikan diri. Singkat cerita Ayah Kang Chi terbunuh, dan ibu Kang Chi yang awalnya sama sekali tak menerima kehadiran Kang Chi, mengumpankan dirinya sesaat setelah melahirkan Kang Chi dan juga terbunuh. Padahal, sebelum peristiwa yang menyebabkan ayah Kang Chi terbunuh,tinggal dalam hitungan hari setelah selama 100 hari menghindari pantangan, ayah Kang Chi akan menjadi manusia. Konsekuensi saat pantangan itu dilanggar adalah ayah Kang Chi akan gagal menjadi manusia dan akan menjadi iblis 1000 tahun.

Kang Chi kecil ditemukan oleh Tuan Park di sungai dan diangkat menjadi anak kepala pelayan Choi. Kang Chi kecil yang dianggap sebagai pembawa keberuntungan bagi Tuan Park, hidup bahagia dengan Chung Jo dan Tae Soo yang merupakan anak-anak Tuan Park. Tuan Park sendiri seorang pribadi dan ayah yang baik, dan usaha yang dimilikinya, Penginapan Seratus Tahun, sangat sukses.

Segalanya berbalik saat Jo Gwan Woong, orang yang sama yang menghancurkan keluarga dan kehidupan ibu Kang Chi, juga menginginkan apa yang dimiliki Tuan Park. Suatu malam, Tuan Park terbunuh saat berusaha menyelamatkan Kang Chi yang akan ditusuk pengawal Joo Gwan Woong, sialnya Kang Chi justru difitnah sebagai pembunuh Tuan Park dan keluarga Tuan Park dianggap sebagai pengkianat. Tae Soo disiksa, Chung Jo dijual dan dijadikan gisaeng, istri Tuan Park yang tak sanggup menahan penderitaan akhirnya bunuh diri.

Sejak kecil di tangan Kang Chi melingkar sebuah gelang pemberian biksu So Jung, sahabat baik ayah Kang Chi. Kang Chi sama sekali tidak mengetahui identitas sebenarnya yang hanya setengah manusia, dan gelang itu berfungsi agar Kang Chi menjadi manusia seutuhnya saat ia berusia 20 tahun. Sayang, sebelum usia Kang Chi genap 20 tahun,gelang itu dihancurkan oleh pengawal Joo Gwan Woong yang curiga. Kang Chi berubah menjadi gumiho dan tak bisa mengendalikan dirinya. Kang Chi tak bisa menerima kalau dirinya hanya setengah manusia.

Untungnya ada Yeo Wool. Yeo Wool menganggap Kang Chi tetaplah Kang Chi walau dalam wujud yang berbeda, dan membantu Kang Chi untuk tetap sadar siapa dirinya. Biksu So Jung meramalkan kalau Kang Chi adalah takdir Yeo Wool yang harus Yeo Wool hindari, karena jika mereka bersama, salah satu dari mereka akan mati. Tapi takdir tak bisa dicegah seperti kita tak bisa mencegah angin yang berhembus. Meskipun awalnya Kang Chi menganggap Yeo Wool pria karena penampilan pendekarnya, untunglah Kang Chi yang bodoh akhirnya menyadari kalau Yeo Wool adalah wanita karena suatu kejadian yang agak, ehm, pervert.

Agar Kang Chi bisa menjadi manusia seutuhnya, Kang Chi harus menemukan buku keluarga Gu. Syaratnya, Kang Chi harus berusaha tetap menjadi manusia walau tidak mengenakan gelang (Biksu So Jung membuatkan gelang baru untuk Kang Chi). Juga jangan berdekatan dengan wanita baik itu karena simpati atau cinta. Biksu So Jung merasa itu sulit karena orang yang sudah ditakdirkan dan tak bisa dihindari sudah berada di samping Kang Chi. Nah lo! Apa mungkin Kang Chi menemukan buku keluarga Gu dan menjadi manusia seutuhnya?

Untuk syarat yang pertama, Kang Chi berhasil melakukannya. Ia diam-diam melepaskan gelangnya saat Yeo Wool ada di sampingnya tanpa berubah menjadi gumiho, aww, cuma Yeo Wool yang bisa bikin Kang Chi tenang. Bisa dikatakan Yeo Wool lah gelang manusia Kang Chi.

Lalu bagaimana dengan syarat kedua? Kang Chi justru semakin dekat dengan Yeo Wool. Kedekatan mereka berjalan perlahan-lahan, tapi sedikit demi sedikit Kang Chi mulai menyadari kalau Yeo Wool penting baginya, meskipun ia belum mau mengakui apapun. Dari awal Yeo Wool tertarik pada Kang Chi, karena saat kecil mereka pernah bertemu dan Kang Chi kecil menyelamatkannya dari gigitan anjing, tapi Yeo Wool tak pernah memaksakan perasaannya. Yeo Wool tau Kang Chi belum melupakan Chung Jo, anak Tuan Park yang menjadi cinta pertama Kang Chi, meskipun Chung Jo harus menjalani hidup yang menyedihkan dan belum bisa  menerima wujud Kang Chi yang sebenarnya. Padahal Kang Chi tanpa sadar mulai melupakan Chung Jo dan bingung akan perasaannya pada Yeo Wool. Bahkan Kang Chi benar-benar ingin menjadi manusia karena Yeo Wool. Aww.


Gu Family Book sudah berjalan 14 episode dari 24 episode yang direncanakan. Sejauh ini cerita semakin seru dengan kembalinya ayah dan ibu Kang Chi. Ibu Kang Chi ternyata masih hidup dan kembali. Kembalinya ibu Kang Chi sepertinya membuat ayah Kang Chi bangkit dari tidur panjangnya, namun bukan Wol Ryung yang polos seperti dulu, Wol Ryung telah menjadi iblis 1000 tahun. Ayah Kang Chi yang telah menjadi iblis menebar teror dengan membunuh banyak nyawa,  membuat Kang Chi berada dalam fitnah, warga yang mengetahui sosok Kang Chi sebenarnya menuduh Kang Chi yang membunuh orang-orang itu dengan kejam.

Cerita dengan bumbu fitnah ini mulai melelahkan, semoga semuanya segera clear dan keinginan Kang Chi dan Yeo Wool terwujud, yaitu Kang Chi bisa menemukan buku keluarga Gu dan menjadi manusia. Bonusnya, semoga Kang Chi dan Yeo Wool happy ending. Kalo tambah bonus ayah dan ibu Kang Chi bersatu lagi bisa nggak ya? Hehe, mari bersabar sampai akhir bulan juni.

Spoiler pic untuk episode minggu depan, Kang Chi ngasih bunga ke Yeo Wool, aww, i think romance gonna takes lead soon.. :”>




Yeo Wool looks so happy :D

No comments:

Post a Comment