Tuesday, September 10, 2013

I’m done with 58 episodes of Ojakgyo Brothers


Mungkin agak telat ya aku baru nonton drama ini sekarang, secara ini drama tahun 2011, Joo Won bahkan udah makin terkenal dan udah ngelarin beberapa drama lagi, Gaksital, 7th Grade Civil Servant, sama Good Doctor yang lagi on going. Tapi nggak apa-apa lah ya telat, setidaknya aku sudah membuktikan sendiri kalo Ojakgyo memang bagus seperti kata orang-orang.

Ojakgyo brothers ini merupakan weekend drama, tayangnya tiap Sabtu – Minggu, dan sudah jadi ciri khas kalo drama yang tayang di slot itu adalah drama keluarga *tontonan ajumma-ajumma* dengan episode super panjang. Rata-rata 50 episode, berarti dengan masa tayang kira-kira 6 bulan. Nah, makanya aku sempet ragu sebelum mulai nonton drama ini, apa iya sanggup nonton sampe tamat? Yang cuma 20 episode aja kadang males nontonnya.

Tapi ternyata aku sanggup, aku mampu melahap 58 episode utuh tanpa skip. Aku nggak bilang tanpa ketiduran lho ya, akhir-akhir ini hampir tiap malam aku ketiduran pas nonton :p. It tooks  time more than three weeks to watch, tapi toh akhirnya selesai juga. Pencapaian yang membanggakan. Agak lebay tapi biarin lah ya.

Now lets talk about the drama. Ojakgyo Brothers menceritakan sekeluarga yang tinggal di Ojakgyo Farm. Ada nenek, ayah (Hwang Chang Sik), ibu (Park Bok Ja), dan empat anak laki-lakinya, Hwang Tae Shik, Hwang Tae Bum, Hwang Tae Hee, dan Hwang Tae Pil. Sudah formula weekend drama pasti anggota keluarganya banyak, biar konfliknya banyak. Masing-masing tokoh punya ceritanya masing-masing, nggak usah diceritain lah ya, terlalu panjang. Semacam sinetron Indonesia, tapi dengan eksekusi jauuuuuuuh lebih baik. Ceritanya juga lebih realistis. Akhir-akhir ini terlalu banyak drama yang terlalu imajinatif tapi endingnya kurang kreatif. Jadi, daripada kecewa mending nonton drama yang realistis aja.

My favorite part of this drama is Hwang Tae Bum – Cha Soo Young’s story. Suka juga sama Hwang Tae Hee – Baek Ja Eun sih. Apalagi Joo Won yang jadi Tae Hee ternyata ganteng ya? Apalagi kalo lagi senyum, aak. Mendadak ngefans, hoho.


Nonton drama ini itu rasanya konfliknya nggak kelar-kelar, belum selesai satu masalah, udah muncul masalah lainnya. Yang jadi ayah-ibunya bisa-bisa hipertensi ini, marah-marah mulu, hahaa. Tapi aku tetap semangat lanjut ke episode2 selanjutnya,sampe tamat. So, this drama is so worth to watch. Heartwarming. I love it. I have no regret watching this so damn long drama, haha. Nggak percaya? Monggo ditonton sendiri.. :p

No comments:

Post a Comment